Piridoksina  atau Vitamin B6, Manfaat, Efek Samping dan Peranannya Bagi Tubuh

wp-1484028055646.jpgPiridoksina  atau Vitamin B6, Manfaat, Efek Samping dan Peranannya Bagi Tubuh

Piridoksina (vitamin B6) termasuk dalam kelompok vitamin B kompleks. Senyawa ini bersifat larut dalam air dan berperan sebagai koenzim untuk membantu memperlancar proses metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang berujung pada pelepasan energi. Vitamin ini juga berperan vital dalam metabolisme asam amino dan sistem imun tubuh. Terdapat 6 bentuk umum yang sering dijumpai, yaitu piridoksal (PL), piridoksina (PN), piridoksamine (PM), piridoksal 5′-fosfat (PLP), piridoksin 5′-fosfat (PNP), dan pridoksamin 5′-fosfat (PNP). Sumber utama vitamin ini adalah sayur-sayuran

Vitamin B5 adalah vitamin yang bisa membantu tubuh dalam proses pemecahan karbohidrat, protein, dan lemak. Vitamin yang dikenal dengan istilah asam pantotenat ini juga dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kulit yang sehat.

Asupan vitamin B5 bisa kita peroleh secara alami lewat berbagai jenis bahan makanan. Selain daging yang menjadi sumber utamanya, vitamin ini juga bisa didapatkan dari sereal biji-bijian utuh, avokad, brokoli, telur, susu, dan yoghurt.

fungsi darah, kulit, dan sistem saraf pusat. Suplemen vitamin B6 berguna untuk mengatasi:

  • Defisiensi vitamin B6
  • Beberapa jenis anemia
  • Mencegah efek samping obat seperti cycloserine

Peranan bagi tubuh

  • Piridoksina berperan sangat penting dalam metabolisme asam amino di dalam tubuh. Dengan bantuan piridoksina, asam amino dapat diserap tubuh di usus penyerapan dan digunakan untuk berbagai keperluan di dalam tubuh.
  • Vitamin ini juga turut bekerja dalam pemecahan protein dan sintesis asam amino. Selain itu, pembentukan senyawa histamin, serotonin, dopamin, dan adrenalin juga sangat tergantung pada keberadaan vitamin ini. Serotonin yang dibentuk akan digunakan untuk menjaga sistem imun yang baik. Piridoksina juga mampu menyembuhkan PMS pada wanita.

Nilai kesehatan

  • Peranan penting piridoksina telah membawa vitamin ini untuk dikonsumsi sebagai suplemen untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga untuk membantu penyembuhan suatu penyakit. Beberapa penyakit terkait dengan metabolisme asam amino, seperti penyakit jantung dan struk, dapat dipulihkan dengan lebih cepat dengan asupan vitamin ini, terutama bila dikombinasikan dengan asam folat dan vitamin B12.
  • Penyakit lainnya yang dapat dibantu pemulihannya adalah anemia, gangguan saraf, dermatitis, kolesterol, dan batu ginjal. Bunga matahari, salah satu tanaman dengan kandungan senyawa piridoksina yang tinggi.

Konsumsi

  • Konsumsi vitamin B6 yang cukup akan sangat membantu tubuh menjalankan fungsi dan metabolisme yang baik.[butuh rujukan] Peranannya yang besar menjadikan vitamin ini bersifat esensial bagi tubuh manusia.
  • Bila tidak terpenuhi maka tubuh akan mengalami berbagai gangguan kesehatan.
  • Beberapa makanan yang dapat digunakan sebagai sumber vitamin ini adalah biji bunga matahari,ikan, telur, daging, gandum, roti, sereal, sayur bayam, wortel, dan buah pisang. Karena bersifat sensitif cahaya dan panas, vitamin B6 seringkali rusak selama proses pemasakan.

Defisiensi

  • Defisiensi piridoksina pada umumnya jarang terjadi karena vitamin ini tersebar di banyak sumber makanan.
  • Jika terjadi kasus defisiensi, hal ini biasanya dikarenakan oleh adanya gangguan sistem penyerapan nutrisi di saluran pencernaan. Kejadian ini banyak terjadi pada pecandu alkohol. Mekanisme lain yang dapat terjadi adalah bila penderita banyak mengonsumsi obat tertentu, seperti isoniazid, hidrolazin, dan penisilamin yang mampu menonaktifkan kerja vitamin ini.
  • Gejala yang ditimbulkan antara lain dermatitis, bibir pecah-pecah, peradangan mulut, sirosis, dan insomnia.

Kekurangan vitamin B6 dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk:

  • Gagal jantung
  • Pecandu alkohol
  • Gagal ginjal
  • Masalah pada sistem pencernaan
  • Sirosis hati
  • Hipertiroidisme
  • Efek samping obat tertentu

Mengonsumsi vitamin B6 yang disertai dengan vitamin B9 dan B12 telah terbukti efektif untuk menurunkan kadar homocysteinsenyawa yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Makanan-makanan yang mengandung vitamin B6 dan merupakan sumber alami yang baik di antaranya:

  • Kentang
  • Daging
  • Ikan
  • Kacang-kacangan
  • Hati
  • Pisang
  • Keju
  • Susu
  • Sereal
  • Telur
  • Bayam
  • Wortel
Golongan Suplemen vitamin
Kategori Obat bebas (tapi ada beberapa merek yang memerlukan resep dari dokter)
Manfaat
  • Mengatasi beberapa tipe anemia
  • Mencegah efek samping pengobatan tertentu
  • Mengatasi kekurangan vitamin B6
Dikonsumsi Oleh Anak-anak dan dewasa
Nama Lain Pyridoxine
Bentuk Obat Tablet dan kapsul

Peringatan:

  • Bagi wanita hamil dan menyusui, sesuaikan dengan anjuran dokter.
  • Harap berhati-hati bagi penderita diabetes, karena vitamin B6 mungkin dapat memengaruhi kadar gula darah.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

IMG_20170512_173533_2280Dosis Vitamin B6

  • Dosis umum untuk menangani defisiensi vitamin B6 adalah 2.5-10 mg per hari. Dosis akan disesuaikan dengan tingkap keparahan dan kondisi pasien. Jangan mengonsumsi lebih dari 10 mg vitamin B6 per hari tanpa pengawasan atau anjuran dari dokter karena bisa berdampak buruk bagi tubuh.

Mengonsumsi Vitamin B6 dengan Benar

  • Baca aturan pakai di kemasan dan jika ada yang tidak jelas, segera hubungi dokter. Jangan mengonsumsi vitamin B6 melebihi dosis yang dianjurkan.
  • Vitamin B6 dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan, dan usahakan untuk  mengonsumsinya pada waktu yang sama tiap hari agar tidak lupa dan untuk memaksimalisasi efeknya.
  • Bagi yang tidak sengaja melewatkan jadwal meminum vitamin B6, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat. Namun jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis vitamin B6 yang diminum berikutnya.

1496802318637_crop_936x273

Efek Samping dan Bahaya Vitamin B6

  • Vitamin B6 hampir tidak pernah menyebabkan efek samping, terutama jika dikonsumsi dalam dosis yang tepat. Salah satu efek samping yang jarang terjadi bisa diakibatkan oleh penggunaan vitamin B6 dalam dosis tinggi secara jangka panjang, berupa masalah sistem saraf, seperti kebas, mati rasa, kesemutan, dan gangguan pada indra peraba.

Referensi

  1.  Lieberman S, Burning N. 2007. The Real Vitamin and Mineral Book: The Definitive Guide to Designing Your PErsonal Trainning Program. Ed ke-4. Penguin Group: AS.
  2. Vitamins & Health Supplements Guide. 2006. Diakses pada 13 Mei 2010.
  3.  Abraham, G.E., and Hargrove J. “Effect of vitamin B6 on premenstrual (PMS) symptomatology in women with premenstrual tension syndromes: A double-blind crossover study.” Infertility. 1980, 3:155.
  4. Taylor D. 1999. Effectiveness of professional-peer group treatment: Symptom management for women with PMS. Res Nursing Health 22(6): 496-511.
  5. Bottomley SS, Brandenburg MA, Healey HM, May BK. 2006. 5-Aminolevulinate synthase in sideroblastic anemias: mRNA and enzyme activity levels in bone marrow cells. Am J Hematol 41(2):76-83.
  6. Kelly A, Stanley CA. 2001. Disorders of glutamate metabolism. J Ol7(4):287-295.
  7. Cherniack EP. 2006. The use of alternative medicine for the treatment of insomnia in the elderly. Psychogeriatrics 6(1):21-30. Henderson JM, Scott SS, Merrill AH, Hollins B, Kutner MH. 2005. Vitamin B6 repletion in cirrhosis with oral pyridoxine: Failure to improve amino acid metabolism. Hepatol 9(4):582-588.

wp-1484028055646.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s