Antalgin, Metansulfonat, Analgesik Klasik Paling Sering Digunakan

  • Antalgin adalah derivat metansulfonat dari Amidopirina yang bekerja terhadap susunan saraf pusat yaitu mengurangi sensitivitas reseptor rasa nyeri dan mempengaruhi pusat pengatur suhu tubuh. Tiga efek utama adalah sebagai analgesik, antipiretik dan anti-inflamasi. Antalgin mudah larut dalam air dan mudah diabsorpsi ke dalam jaringan tubuh.

Indikasi :

  • Untuk menghilangkan rasa sakit, terutama kolik dan sakit setelah operasi.

Kontraindikasi :

  • Pada penderita yang alergi terhadap derivat pirazolon. Kasus porfiria hati (amat jarang) dan defisiensi bawaan glukosa-6-fosfat-dehidrogenase.
  • Penderita yang hipersensitif.
  • Bayi 3 bulan pertama atau dengan berat badan dibawah 5 kg.
  • Wanita hamil terutama 3 bulan pertama dan 6 minggu terakhir.
  • Penderita dengan tekanan darah = 100 mmHg.

Efek Samping :

  • Gejala kepekaan yang manifestasinya kelainan pada kulit. Pada penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan agranulositosis.

Perhatian :

  • Karena dapat menimbulkan agranulositosis yang berakibat fatal, maka sebaiknya tidak digunakan jangka panjang terus-menerus.
  • Hati-hati pada penderita yang pernah mengalami gangguan pembentukan darah / kelainan darah.

Dosis :

  • Melalui mulut (per oral).
  • Dewasa : sehari 3 kali 1 tablet.

Cara Penyimpanan :

  • Simpan pada suhu 25 – 30ºC (kondisi penyimpanan normal).

Komposisi :

  • Tiap tablet mengandung Antalgin 500 mg.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s